Berikut ini daftar review buku produksi Cerita Pengelana. Bagi saya, ini semacam perpustakaan digital mini yang diharapkan bisa jadi media berbagi kepada teman-teman pembaca. Semoga bermanfaat! 😀


A BEAUTIFUL LIE IRFAN MASTER Bagaimana bisa sebuah kebohongan dikatakan indah, jika dilakukan secara terus-menerus, tersistem dan terorganisasi. Bagaimana pula ia bisa dikatakan bagus, jika obyek kebohongan adalah bapak kandung sendiri yang sedang dalam keadaan sekarat. Ini tampak seperti dusta yang kejam yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang bocah India bernama Bilal kepada Bapujinya. Tapi nyatanya Bilal melakukannya. Selengkapnya, klik di sini


MELAWAN HEGEMONI MEDIA-DONO DARSONO Dkk Selayaknya para akademisi dan praktisi di bidang Jurnalistik, mereka tidak sekadar merangkai kata yang akrobatik dalam setiap artikel yang disuguhkan. Tapi artikel-artikel itu jadi padat informasi karena memuat data-data dan fakta yang up to date tentang sepak terjang media massa hingga buku diterbitkan pada 2011. Selengkapnya, klik di sini


AYAH, BIOGRAFI HAMKA-IRFAN HAMKA Adalah Irfan Hamka, seorang anak yang ditakdirkan menjadi anak kelima dari seorang ulama sholeh kebanggaan Indonesia bernama Haji Abdul Malik Karim Amrullah alias Hamka. Di usialnya yang memasuki usia 70 tahun, ia berbagi kisah tentang ayahandanya tercinta dalam bentuk buku bertajuk “Ayah” dari sudut pandang yang sangat eksklusif: cerita anak tentang ayahnya. Selengkapnya, klik di sini


MALAM-ELIE WIESEL Pada buku kecil berukuran 120 halaman itu, Wiesel bercerita dengan runtut, juga detail, tapi juga sanggup membuat pembaca merasakan kengerian dan kepiluan ketika ia menjalani hari-hari yang keras, malam-malam yang pilu, serta nafas-nafas yang lelah selama berada di kamp konsentrasi Nazi. Selengkapnya, klik di sini


SEDANG TUHAN PUN CEMBURU-CAK NUN Kumpulan artikel Cak Nun yang dibukukan ini terasa seperti gado-gado. Terdiri dari campuran sayuran-sayuran dan bumbu padat gizi, mendorong kita berkontemplasi, berlogika, tapi juga teersenyum dengan sesekali guyonnya. Selengkapnya, klik di sini


PARA PRIYAYI-UMAR KAYAM Ketika kekuasaan Belanda di Tanah Air mulai tak stabil, rakyat berada di posisi serba dilematis. Ada tradisi yang harus diganti, pun kebudayaan serta pemikiran baru yang harus diterima mentah-mentah. Dalam situasi ini, orang-orang tua kaum priyayi Jawa harus pandai beradaptasi, sebab takdir keturunan mereka nyatanya tidak persis seperti yang mereka rancang. Selengkapnya, klik di sini


DIALOG PERADABAN-ABDURRAHMAN WAHID DAN DAISAKU IKEDA Obrolan mereka seperti curhat, dari hati ke hati, saling memahami dan mengapresiasi, membicarakan masa kecil, kegemaran, serta kehidupan rumah tangga masing-masing. Obrolan santai itu memuat isu-isu penting seperti misi semua agama yang sepakat mendukung perdamaian serta perjuangan dan pencarian menuju perdamaian dunia. Selengkapnya, klik di sini


SAKURA JAYAKARTA-UNTUNG WAHONO Dari kisah persahabatan Wira dan Akio dalam “Sakura Jayakarta”, kita dapat mengikuti perjalanan sejarah Indonesia di masa pra merdeka dengan menyenangkan. Di dalamnya juga tersimpan pesan berharga tentang besarnya peluang persahabatan, bahkan di masa-masa sulit sekalipun. Selengkapnya klik di sini


TUESDAYS WITH MORRIE-MITCH ALBOM We can get many lesson about “The Meaning of Live” everywhere and should always ready to open our heart to receive all of the studies. One of them is from book that I made it’s summary for you. The title is “Tuesday With Morrie”, had been written by Mitch Albom. Selengkapnya, klik di sini


ARUS BAWAH-CAK NUN Gareng panik. Kiayi Semar, bapaknya, mendadak hilang. Raja jin perasa macam dia lantas menggalau durja, melampiaskan keresahannya itu pada Si Kalem Petruk. Kesedihan Gareng bercampur kesal lantaran melihat masyarakat Dusun Karang Kedempel yang seolah-olah cuek, tidak peduli atas menghilangnya sosok yang bertugas menjaga kewarasan warga Karang Kedempel lahir dan batin itu. Selengkapnya klik di sini


TOKYO-MO HAYDER Cerita perang selalu menyisakan luka. Tapi sensasi ngeri dan tragisnya tak akan terasa jika belum menceritakan kepedihan jerit tangis para wanita. Profesor Shi Chongming paham betul akan hal tersebut. Ia merupakan saksi hidup peristiwa berdarah Nanking pada Desember 1937. Selengkapnya, klik di sini


PENYELAMATAN YANG SIA-SIA-AMY TAN Tokoh utama novel adalah arwah penasaran yang menuturkan keseluruhan kisah di buku ini. Ia merupakan pakar bisnis eceran, pesohor sekaligus anggota Dewan Museum Seni Asia. Namanya Bibi Chen (63 tahun). Ia meninggal dalam keadaan tragis: leher terbelit tali dan benda kecil mirip penggaruk tanah memotong tenggorokan. Anehnya, Bibi Chen pun sedang mencari tahu penyebab dirinya mati. Selengkapnya, klik di sini


GORO-GORO-PUTU WIJAYA Secara keseluruhan, Putu Wijaya seakan menyampaikan pesan itu dalam buku Goro-Goro-nya. Dengan ketebalan buku 485 lembar, terdiri dari 125 judul, buku ini berisi serangkaian cerita sekilas-sekilas tentang segala yang dekat dengan keseharian. Ditulis oleh Putu dalam periode 2000-2002. Tentang kisah keluarga Pak Amat dan Bu Amat merespons suatu peristiwa dan pemikiran, dari sudut pandangnya sebagai perwakilan masyarakat pada umumnya. Selengkapnya, klik di sini


DILAN II-PIDI BAIQ Menemukan buku “Dilan” bagian kedua ini, saya langsung membuka lembar terakhir. Penasaran ending kisah mereka. Sebab kata Surayah alias Pidi Baiq, tujuan pacaran adalah untuk putus. Bisa karena menikah, bisa karena berpisah. Nah, ternyata oh ternyata, Dilan gak sama Milea. Milea menikah dengan Mas Herdi. Sekarang sudah punya satu anak. Selengkapnya, klik di sini


BURUNG-BURUNG MANYAR-YB MANGUNWIJAYA Membaca novel ini membuat kamu merasa perlu meninjau ulang tentang makna merdeka. Kata siapa pribumi yang ada di bawah tekanan penjajahan sepakat semuanya untuk urusan mencapai merdeka? Tidak semua begitu. Pribumi pun ada yang merasa tanah airnya belum siap untuk merdeka. Selengkapnya, klik di sini


DILAN I-PIDI BAIQ Pidi Baiq memang penulis yang nggak disiplin, makanya dia jadi asik-asik tulisannya. Menghibur, seperti biasanya. Kali ini baca bukunya yang berjudul “Dilan”. Kali ini bukan mau review buku. Kali ini hanya ingin komentar soal kisah Dilan dan Milea yang dikisahkan Kang Pidi. Kali ini hanya ingin sedikit komentar sedikit soal cinta. Selengkapnya, klik di sini


REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU-TERE LIYE Banyak pertanyaan dalam hidup. Salah satunya, mengapa tampaknya kehidupan tidak adil? Karena berkali-kali sepertinya malang menimpa diri. Di mana banyak orang yang kita sayang meninggalkan kita atau mereka semua malah pergi ditimpa kemalangan. Di novel ini, ada jawaban versi penulis. Dikisahkan dalam rangkaian flash back kehidupan Abang Ray dari kecil hingga menjelang ajal. Selengkapnya, klik di sini


BURUNG-BURUNG RANTAU-YB MANGUNWIJAYA Marineti Dianwidhi. Gadis muda cerdas yang selalu resah hatinya, mempertanyakan banyak hal, soal ketidakadilan dunia, soal moralitas, soal hak-hak kelamin juga. Semua ia tumpahkan dalam bentuk aksi yang dinilai oleh keluarganya sebagai “pemberontakan” yang nakal. Tapi seorang ayah yang baik selalu punya banyak pengertian untuk anak gadisnya. Selengkapnya, klik di sini


PULANG-LEILA S CHUDORI Sempat ada suatu masa, ketika semua orang dibisiki ada hantu PKI, lalu mereka dengan sendirinya merasa jeri. Berusaha melindungi diri agar tak tersentuh bahayanya. Pemerintah sebagai dalang dan perancang pemusnahan kelompok PKI kemudian menegaskan sejumlah aturan, agar pergerakan orang-orang yang diaebut PKI itu menjadi sempit, terhimpit, lalu hilang. Selengkapnya, klik di sini

***

Sumber Gambar Utama dari Sini




JASA PEMBUATAN DAN PENULISAN REVIEW BUKU, FILM, RAGAM KARYA KREATIF DAN PRODUK BISNIS, KLIK DI SINI




 

Satu respons untuk “Review Buku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s