Kamu Cantik, Apakah Aku Harus Mencintaimu?

Dari waktu ke waktu, perempuan dan kecantikan tidak pernah selesai jadi bahan perbincangan orang. Entah siapa yang mengawalinya, tapi hingga kini perempuan tertuntut untuk selalu tampil dan berperilaku secara cantik baik untuk dirinya sendiri maupun ketika tampil di ranah publik. Untuk apakah kalian menjadi cantik, Wahai Perempuan? Apakah agar kami mencintaimu? Faktanya, tuntutan menjadi cantik…Read more »

Menakar Akhlak dari Cara Menyambut Tamu

  Katanya, tamu datang ke rumah membawa berkah dan rezeki. Maka dari itulah, siapapun dan berasal dari mana pun si tamu, selama ia menunjukkan iktikad baik, tuan rumah harus selalu menyambut dengan baik, memuliakan dan menjamunya dengan terhormat. Sejatinya, tamu merupakan orang asing, orang yang di luar penghuni rumah, yang datang berkunjung, biasanya masuk lewat…Read more »

Kekhawatiran Berlebih

Sumber Gambar dari Sini Semua orang senang jadi obyek perhatian, dipedulikan, dikhawatirkan. Tapi jika kepedulian itu disampaikan secara berlebihan, maka akan berdampak buruk baik bagi obyek maupun pelaku perhatian. *** Akhir pekan kemarin tak terlalu menyenangkan, bahkan melelahkan buat saya. Bahkan untuk mencuci baju dan menyetrika saja saya harus curi-curi waktu di tengah malam. Kali…Read more »

Basa-Basi, Dilema Antara “Berbuat Baik” dan “PHP”

Orang Indonesia memang juaranya berbasa-basi, baik dalam perkataan maupun perbuatan. Sikap ini sudah membudaya, diajarkan secara turun temurun, dan dianggap sebagai hal yang lumrah. Sebagai gantinya, orang yang tidak mahir berbasa-basi mungkin akan dianggap tidak peka, kurang sopan atau tidak tahu tata krama. Begitu pula dengan orang yang dianggap terlalu berlebihan dalam berrbasa-basi. Mungkin ia…Read more »

Perihal 27, Jodoh, dan Gajah yang Tersenyum

Sejatinya, 27 hanya sebuah angka. Ia bisa diperoleh dari hasil penambahan, perkalian, hasil bagi, kurang, atau perhitungan matematis lainnya. Lantas mengapa saya repot-repot menuliskan si-27 di sini? Mengapa tak menulis angka lainnya? Sebenarnya alasannya sederhana dan mudah ditebak. Pada catatan kali ini, saya sedang ingin menuliskan tentang momen kelahiran saya pada 19 september, 27 tahun…Read more »

Membicarakan Perilaku Keturunan Priayi

Dari generasi ke generasi, ada sejumlah orang yang diizinkan Tuhan meraih ilmu dan kebijakan yang mumpuni. Izin itu tentu saja tak begitu saja diperoleh, melainkan didahului sejumlah perjalanan dan perjuangan yang ma’rifat. Pencapaiannya itu disambut dengan apresiasi banyak orang, sehingga mereka diberi gelar Wali, Kiai, Mama,  Ajengan dan gelar terhormat lainnya. Menjadi seorang Priayi. Tersebutlah…Read more »