Drama Hape

detective-1424831_1280.png

Semua bermula ketika saya melakukan perjalanan mandiri pakai sepeda motor dari rumah menuju Bandung, dalam agenda ketemuan sama teman untuk menyampaikan titipan lebaran. Di perjalanan yang cukup panjang itu, sempat saya melewati jalan yang menanjak dan banyak garis kejutnya sehingga tak terasa handphone yang disimpan di saku jaket meloncat keluar, jatuh, tergeletak entah di mana. Teledornya Sonia!

Singkat cerita, saya baru ngeh bahwa si hape jatoh tanpa izin ketika sudah sampai Cimahi. Dalam posisi bingung dan sedih, saya memutuskan untuk kembali pulang, sembari menelusuri jalan, berharap menemukan si hape yang tergeletak. Tapi rupanya dia tidak terdeteksi dalam jangkauan, hingga saya pulang ke rumah sekitar pukul lima sore.

Sebelumnya, di daerah Cihampelas, tepatnya di depan toko emas, dalam agenda perjalanan pulang, saya berhenti. Kepada Aa penjaga toko, saya minta tolong untuk mengontak nomor saya, apakah masih aktif atau tidak. Ternyata masih aktif, tapi tidak ada yang mengangkat. Dugaan saya, si hape masih belum ada yang mengambilnya. Mungkin ia masih tergeletak di jalan, entah di sebelah mana.

Baca juga: Perihal teman plastik, teman palsu dan teman sejati, klik di sini

Lantas saya melanjutkan penelusuran. Sepanjang jalan terlantun doa-doa dan harapan, guna mengimbangi prasangka dan keresahan yang melelahkan. “Rabb, beri tahu saya, tergeletak di mana itu hape. Rabb, turunkanlah malaikat-malaikat-Mu, agar si hape terlindung dari orang dzalim. Rabb, semoga sore ini tidak hujan, agar hp-nya tidak kebasahan. Rabb, jika ia tergeletak di tempat tersembunyi, semoga ada orang jujur yang menemukannya. Rabb, jika ia tergeletak di tempat yang terbuka, semoga tidak terlindas truk atau mobil. Rabb, maksimalkanlah ikhtiar saya dalam mencarinya. Rabb, jauhkan saya dari sifat putus asa. Rabb, engkaulah maha penjaga, engkau pula Maha pemberitahu. Maka, di jalanan yang panjang dan ramai ini, arahkanlah pandangan saya agar bisa menemukannya. Rabb, jika pada akhirnya itu hape tak kembali, biarkan hati saya mengikhlaskannya.”

Begitu terus doa saya sepanjang jalan. Minta dikasihani Tuhan. Sedangkan saya terlambat sadar bahwa Tuhan punya skenario lainnya yang Maha Kreatif, tak terduga, kejutan.

Berdasarkan hitungan rupiah, hp yang jatuh itu harganya murah. Bisa saja saya membeli yang baru dan mengikhlaskannya jika benar-benar hilang. Tapi yang membuatnya sayang adalah keberadaan kontan-kontak yang tersimpan di sana. Rekan kerja, bos, teman-teman, para fans, pasti mereka akan kebingungan mengontak saya, hahaha (halu mode on). Belum lagi mengurus penggantian nomor kontak dan lain sebagainya. Seharusnya saya bisa menjaganya baik-baik.

Hanya butuh waktu sekitar tiga jam, Tuhan memberitahukan skenario “drama hp” versinya sendiri. Salah seorang teman mengirim pesan facebook, memberitahu saya bahwa si hp sudah diamankan Pak Polisi jujur bernama Pak Aryan. Istri Pak Aryan melihat hp jatuh dari jaket saya di tanjakan jalan Batujajar menuju Cimahi. Dia sudah berusaha memberitahu saya dengan membunyikan klakson, tapi saya tidak sadar dan terus tancap gas di tanjakan.

Bisa saja hp itu disimpannya, atau mungkin dijual, atau mungkin diabaikan saja. Tapi Pak Aryan dan istri orang jujur. Maha suci Allah yang telah menakdirkan saya berinteraksi dengan orang shaleh seperti mereka. Malam ini, adik saya, Syifa, yang sedang ngekost di Bandung menjemput si Hp dari tangan Pak Aryan dan istrinya di alun-alun Bandung. Besok pagi saya berencana menjemput si hp sambil merealisasikan silaturahim dengan teman yang sempat tertunda.

Rabb, terima kasih untuk hari ini. Banyak hal yang harus saya perbaiki, terutama dari segi meminimalisir kecerobohan dalam segala hal. Rabb, terima kasih juga atas kejutan hari ini, membuat saya banyak berdoa, sebab pertolongan-Mu selalu nyata. Saya juga makin terkesima dengan keberadaan orang-orang baik yang bertebaran di sekitar saya. Semoga mereka semua selalu sehat dan berbahagia. Sekian.

*copas dari status facebook pada 27 Mei 2018

Sumber Gambar dari sini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s