Lagu untuk “Kamu”, Boku No Sonzai-nya Flumpool 

 

20160227_062633

Jika saja kamu saat ini ada di sisi. Ada rumput dan dedaunan hijau serta bunga berwarna kelam. Mereka kompak mandi embun dan gerimis sambil menari-nari digoyang angin pagi. Musik jangkrik membuat kegiatan mandi makhluk penghasil oksigen itu semakin asyik. Kamu hanya perlu fokus memandangi mereka sebab pagi masih buta. Kawanan kabut menghalangimu melihat yang lainnya. Paru-parumu menjadi lega. Kamu sama sekali tidak diperbolehkan menghirup polusi.

Setiap orang punya momen-momen sempurnanya sendiri-sendiri. Entah itu dengan atau bersama yang lainnya, di tempat macam apa, dan di situasi bagaimana. Saya mendapatkannya di sini. Kalau kamu mau tahu, ini adalah potret pagi di Pondok Pesantren “Maqdi Al Azis”, terletak di Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Posisi saya berada di Taman Makam pendirinya. Hahahahaha… Makam. Tak berarti harus seram dan mencekam, kan? Justru di sini rapi, sepi dan saya bisa khusuk menikmati lagu-lagu kesukaan sambil menulis di sini.

Kamu harusnya iri. Tak perlu ada manusia yang bicara–semoga makhluk “lainnya” juga tidak caper di makam ini. Biarkan hanya Ryuta Yamamura yang berbisik di telinga. Ia tengah berulang-ulang bercerita lewat lagu mewah berjudul “Boku No Sonzai” diiringi alunan piano dan biola. Lagu ini dinyanyikan entah kapan, lalu dengan proses tertentu ia dijadikan produk musik sehingga bisa diakses semua warga dunia dalam bentuk MP3. Lalu kamu dengan keajaiban teknologi tertentu mengirimkan file lagu ini sehingga bisa saya nikmati di taman makam ini.

Ryuta yang saya maksud itu–kamu pun tahu–seorang vokalis band asal Jepang bernama Flumpool. Saya sempat menulis soal perkenalan dengan itu band di postingan sebelumnya. Saya belakangan ini memasukkannya ke dalam daftar Ujian Hidup. 😀 Entah sampai kapan saya bisa berpaling darinya. Wkwkwk.

Lagu ini tentang seseorang yang percaya diri menjadi pembahagia untuk seseorang yang istimewa di hatinya. Abang Ryuta sendiri yang menulis liriknya. Puitisnya kelewat cerdas. Suara Ryuta menyatu indah diiringi jemari entah yang menekan tuts piano dengan nada tertentu. Ia digandeng gesekan biola dan gebukan drum yang ringan di pertengahan lagu. Paduan yang sempurna. Ryuta sukses menyisipkan suntikan semangat, bahkan di lagu tergalau sekalipun. Kamu harusnya iri. Jika saja kamu saat ini ada di sisi.

Saya mencari lirik ini lagu dari: http://snylo.livejournal.com/8251.html. angkat topi untuk Kakak yang sudah menyebarkan lirik indah sekaligus translate nya di sana. Itu sangat berarti, terutama bagi saya yang buta huruf Jepun. Arigatou…

Check This Out!

Judul: Boku no Sonzai (My Existence)

***

omoigakenai meeru de kimi no moto he kaketsuketa

mayonaka no ame ga hoo wo tsutau

kanashii hitomi ni utsuru, kimi to kare no omoide

boku ni butsukaru you ni naite

– A message out of a blue came, so i rushed to where you were. The midnight rain trickled down my cheek. Within the sad eyes of yours, the memories of you and him fleet across. Nearly thumping onto me, you broke into tears –

(Mari ibaratkan lagu ini berkisah tentang “Saya”, seorang laki-laki yang selalu berusaha agar keberadaannya menjadi penghibur “Kamu”, seorang perempuan yang beruntung memiliki seorang “Saya”. Kemungkinan besar Si “Saya” sangat menyayangi “Kamu”. Ketika Ryuta menyanyi bait pertama, ada tokoh ketiga yang disinggung, “Dia (laki-laki)” yang membuat “Kamu” sakit, menunjukkan pesan kesedihan lewat air mata. Mestinya ada kenangan sedih antara “Kamu” dan “Dia”. Sehingga “Saya” menjadi bersukarela sibuk mencarimu meski di tengah malam yang gerimis. “Saya” siap menghapus sedih itu. Sedaaap).

***

kare no shigusa, kuchi guse nanka wo manetemite ha

hashaide ita ano egao ga ii, sagasou

– Imitating his habits and turns of phrases…. That smile when you were frolicking about was wonderful; let’s find it –

(Bagaimana caranya? “Saya” mencari senyuman “Kamu”, mungkin dengan meniru kebiasaan “Dia”. Tentunya kebiasaan “Dia” yang bisa membuat “Kamu” tersenyum).

***

kimi no risouzou ni ha soguwanain dakedo

kon’ya dake ha zutto soba ni iru kara

kitto sore dake ja mitasarenai darou kedo

tada kimi ga yasurageru basho de aritai

– This certainly won’t fit the ideal picture you have in your head. But only for tonight, i’ll never leave your side. No doubt, merely this much possibly won’t do. Even so, I just wish I could serve as your shelter –

(“Saya” sadar, tidak akan bisa menjadi seperti “Dia”. Di sini abang Ryuta kembali menggombal indah, hahaha. Hanya untuk malam ini–karena hidup “Saya” bukan buat melayani “Kamu” saja, “Saya” juga punya urusan–“Saya” gak akan pernah pergi dari sisi “Kamu”, akan menjadi tempatmu berlindung).

***

ima kimi ni totte boku ha ren’ai shousetsu no naka no

waki yaku mitai na sonzai de

shuyaku mitai ni kimi wo ne ubaisaru no mo chigau kedo

kimi ga tsurai nara kocchi oide

– Now, for you, my existence might be no more than a supporting cast in a romance novel. Unlike the main character, i won’t swoop you up but if you can take it no more, welcome by my side –

(Sisi ketangguhan dan kelogisan muncul lagi. Maksudnya, Ryuta tidak memosisikan “Saya” sebagai Peri yang memberi keajaiban menghapus kesedihan “Kamu” sekejap dengan tongkat sihir. “Saya” bukan tokoh utama, tapi juga bukan sekadar pemeran pendukung di kisah novel romantis. Itu semua bergantung “Kamu” apakah mau menerima “Saya” sebagai penghiburmu atau tidak).

***

wagamama de ii, aru ga mama de ii, waratte mite yo

sono namida ha sono mama de ii kara

– It’s okay to be selfish, it’s okay to stay as you are, try to paint a smile. For those tears, just leave them as they are, thus for now –

(Aahh, speechless di sini. Diksinya juara. Hei “Kamu”, kebangetan kalo kamu gak bisa tersenyum ikhlas karena “Saya”).

***

suki na dake naite, suki na dake guchi tte

hora, ame ga yanda, kumo no sukima kara

shiroi mikadzuki ga ko wo egaite

bokura ni hohoenderu mitai nee, waratte

– Sob and weep your heart out, moan all you want. Look, the rain has stopped, and from between the clouds, the white crescent moon is twinkling an arc. As if beaming a smile at us, so hey, smile! –

(Keberadaan “Saya” di sini, silakan “Kamu” manfaatkan untuk mencurahkan segala kesedihan. Terisaklah hingga tersedu-sedu. “Saya” ada untuk mendengarkanmu. Tapi jangan kelamaan, karena “Saya” akan mengingatkanmu soal hujan yang sudah berhenti. Di antara awan ada cahaya bulan sabit yang memancarkan sinar yang berkilauan–wow diksi macam apakah lagi ini. Tersenyumlah! Kebangetan kalo enggak!

***

“kimi wo mamoritai, shiawase ni shitai”

nante dekiru wake de mo nain dakedo

soredemo ne, kimi ha boku ni totte taisetsu de

tada kon’ya dake ha soba ni iru kara

– There’s no way i’m capable of realizing such words as “i want to protect you” or “i want to make you happy”. Nevertheless, for me, you are always my precious. Only for tonight, be asssured, i’ll be by your side –

(Kalau saya jadi “Kamu”, saya sudah tersenyum bahagia. Bodoh jika “Kamu” masih manja dan sedih setelah ada “Saya” yang memasrahkan diri sepenuh hati sebagai penghiburmu. “Saya” bahkan tidak sombong untuk sok-sok menjadi pelindungmu yang membuat “Kamu” bahagia selamanya. Keputusan untuk bahagia ada di tanganmu).

***

Begitulah Ryuta berkarya. Mungkin untuk Flumpool, dia ingin bilang kepada Poolside, bahwa keberadaan mereka dan karya-karyanya adalah untuk menghibur. Karena memang begitulah seharusnya. Entah masalah apa yang terjadi di antara kalian masing-masing, Ryuta maunya bisa menjadi penghibur kalian agar tegar menghadapi kesedihan akan “Dia”, juga masalah hidup lainnya. Selebihnya, ini cuma postingan sok tahu saya saja yang memosisikan diri jadi “Kamu”, sebab sedang ingin disemangati oleh Ryuta. Hahaha. Waratte!!

27022016

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s