Kalemlah, Maka Kamu Akan Stabil

“Tapi yasudah. Jangan panik plis. Menyesal lah atas kelakuanmu yang suka lalai dan nyantai. Tapi jangan berlebihan. Semua sudah terjadi. “Let it go,” kalo kata Princess Elsa. :-P”

***

Entah kenapa belakangan ini nggak bisa tidur cepet. Lewat jam 1 dini hari baru tidur. Mending kalo ada sesuatu yang berguna yang dikerjakan. Ini engga. Malah ngelakuin hal geje, semacam ngeyutub-in Triplets, chatting dan ngelamun. Haha. Soal tidur saya yang telat, sebenarnya itu bukan alasan untuk tidak bangun pagi hari ini. Tapi nyatanya pagi hari setelah subuh saya tidur lagi. Sok-sok ngerasa aman karena tidak ada liputan pagi. Tadaaa…  bangun-bangu pukul 8.36 wib.

“Istimewanya”–pake tanda petik–ketika bangun langsung mendapati ping redaktur nongkrong di BBM. Menyuruh saya liputan pagi jam 9. Bagus banget. Mendadak tralala. Bukan salah Si Mendadak, sebab reporter katanya harus siap dengan yang ngedadak-ngedadak. Jadi, ini salah siapa? (Ga usah dijawab). Lantas beberapa saat kemudian, ada telepon dari humas salah satu kementerian tempat saya ngepos. Dia minta wartawan liputan konpers menteri soal kekeringan. Oke.

Plis saya ga mau panik, pun gak mau terburu-buru. Tapi juga sama sekali gak berniat menye-menye. Siap-siap saja. Toh mau respons bagaimana juga, hitungan menit tetap 60 detik. Ia tidak akan bergerak melambat karena saya panik. Dari pada panik dan membuat semuanya kacau, lebih baik saya kalem.

Segeralah saya mandi, berpakaian dan packing dadakan. Karena kenapa? Saya sore nanti harus berada di Bandara untuk penerbangan ke Semarang. Ada acara kementerian lainnya lagi di sana. Huahaha… rasanya pengen nangis. Beginilah akibatnya kalau hidup tanpa persiapan. Repot sendiri. Tapi mari cari sisi positifnya. Oh, ada. Banggalah saya karena mengakhiri Juli di bandara Jakarta dan akan mengawali Agustus (jika ada umur) di Semarang.

Tapi yasudah. Jangan panik plis. Menyesal lah atas kelakuanmu yang suka lalai dan nyantai. Tapi jangan berlebihan. Semua sudah terjadi. “Let it go,” kalo kata Princess Elsa. 😛

Dan pada pukul 10.15 saya berangkat naik kereta ke lokasi liputan konpers. Sudah pasti telat. Karena perjalanan makan waktu satu jam lebih. Dateng-dateng cuma kebagian doorstop. Biarlah. Jangan panik. Jangan panik. Berdoa saja.

Singkat cerita, lihatlah hasilnya. Saya sudah menyelesaikan semua berita tadi pagi itu menjelang maghrib. Saya pun sudah nangkring di pesawat garuda. Meski tetap harus ada adegan mengejar-ngejar jadwal keberangkatan pesawat. Tidak apa-apa. Salah sendiri terlalu santai. Tapi setidaknya sata tidak panik. Makanya, hati saya jadi enteng, meski fisik tetap lelah.

Kalemlah, maka kamu akan stabil.

Sekian dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s