Maggie oh Maggie

Maggie, Film yang Bikin Gemes

08-maggie.w529.h352.2x

Sumber gambar dari: http://pixel.nymag.com/imgs/daily/vulture/2015/05/08/08-maggie.w529.h352.2x.jpg

***

“Maggie, oh Maggie.” Begitulah ucapan pertama saya usai menonton film ini. Bergumam gemas sembali terkekeh-kekeh. Teman saya, Iit, yang juga ikut nonton sepertinya merasakan hal serupa, ga menyangka akan dapat kesan yang flat dari ini film.

Hahaha… Akhirnya kita hanya bisa tertawa gemes pasca menonton film berdurasi 95 menit ini.

“Maggie” merupakan film yang dirilis pada 22 Mei 2015 dan masih tayang di bioskop. Detailnya, ini film besutan sutradara Henry Hobson dan diproduseri oleh Matthew Baer dan Colin Bates. Film yang bergenre horor drama ini diperankan oleh artis senior Arnold Schwarzenegger sebagai Wade dan Abigail Breslin sebagai Maggie.

Yap, saya gemas dengan eksekusi film ini. Sebab kenapa? Sebentar, mari kita bercerita tentang film ini terlebih dahulu, secara keseluruhan.

“Maggie” mengisahkan tentang anak gadis bernama serupa dengan judul filmnya, Maggie, yang terinfeksi virus zombie. Tayangan awal film memperlihatkan kondisi kota Midwest yang karut marut tapi lengang. Sebab sebagian besar orang telah terinfeksi penyakit di mana kulit mereka membusuk, bau, menyeramkan, menjelma zombie kanibal. Setelah beberapa bulan terinfeksi, mereka akan senang menyerang, makan daging, termasuk daging manusia hidup. Mata mereka juga akan menjadi gelap. Zombie hanya berfikir soal menggigit dan makan daging. Dari gigitan-gigitan itu, virus zombie terus tersebar.

Tak diceritakan, sebab apa dan karena apa virus itu menyebar. Ujug-ujug saja menjadi endemik dan belum bisa ditanggulangi maupun dicarikan obatnya oleh para ahli. Alhasil, sejumlah petugas keamanan termasuk tentara bersenjata dikerahkan untuk menyisir kota. Mereka bertugas mengamankan para korban terinfeksi untuk “dikarantina”. Jangan sampai ada korban baru!

Sial, Maggie “tergigit” lengannya ketika ia sedang berada di sekolah. Tak diceritakan pula, kenapa dia bisa tergigit karena ini mungkin dianggap bukan jadi inti cerita. Lantas, Maggie pun terinfeksi. Dalam hitungan pekan, ia diprediksi menjelma zombie yang mengenaskan.

Di masa perubahan yang perlahan-lahan itu, Maggie didampingi sang Ayah, Wade yang diperankan oleh Arnold Schwarzenegger. Di sinilah inti ceritanya: tentang kasih sayang Ayah terhadap anak gadisnya yang sebentar lagi menjadi zombie.

Dari segenap scene super lambat yang berlangsung, saya menangkap sejumlah pesan. Di antaranya, orang sakit, apapun jenis penyakitnya, itu rasanya menderita. Ia butuh dukungan dan simpati yang tulus, utamanya dari keluarga tercinta. Film ini sangat bertolak belakang dengan “Walking Death” yang menganggap zombie-zombie yang berkeliaran hanyalah sasaran tembak yang tak berarti. Tinggal tembak, lawan, mati, masalah selesai.

Di film ini, sisi emosional dan cinta kasih sangat ditekankan, meski tetap menggantung di benak saya. Plis, sampai film berakhir, saya sama sekali nggak baper. Tak ada air mata haru yang menetes. *Tsah. Tapi tidak masalah, ini film mau bilang kalau zombie, atau para penderita sakit endemik, yang sepertinya berbahaya dan patut dijauhi, mereka punya perasaan, loh. Maka, selalulah saling menghargai. Sebab semua manusia itu berharga. Sangat.

Mereka, para pengidap penyakit menular, pun sedih ketika semua orang menjauh dan memandang jijik. Mereka setres dan butuh dukungan. Mereka juga tak mau merugikan atau membahayakan orang yang dikasihi. Mereka juga punya keluarga yang sayang pada mereka, peduli akan perasaan dan penderitaan mereka. Seperti Wade yang tetap berani menghadapi Maggie yang hampir menjadi zombie. Ia pasrah, jika pun Maghie benar-benar menggigitnya.

Begitulah.

Jika penasaran, tontonlah sendiri filmnya.

Cuma yang membuat gemes adalah endingnya. Saya tidak menemukan klimaksnya, itu saja. Tapi secara keseluruhan, pesan film ini bagus anet kok. Hehehe…

N sonia fitri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s