Seni Menggulung Kertas Kokoru

//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Prolog dulu ah—>

Kelana. Maaf saya ternyata belum menjadi seorang Blogger yang baik. Posting tulisan belang betong. Kategorisasi tulisan berantakan. Sok sibuk padahal hanya malas menulis dan ngulik saja. Haha.. Maafkan. Untuk disiplin menulis memang butuh kerja keras ya. Yasudahlah. Mengutip kata-kata dari Owlknight, bahwa “No body can go back and start a new beginning. But anyone can start today and make a new ending”. Sedikit info, Owlknight adalah nama brand distro milik seorang teman wartawan. Ia berbisnis terinspirasi dari kebijakan burung hantu. Begitulah. Pada intinya, kita selalu punya kesempatan untuk memperbaiki diri. So, bersemangatlah Nia.

Baiklah, kali ini saya ingin membahas soal bisnis yang keren di bidang seni melipat dan menggulung kertas bergelombang Kokoru. Jujur, sebenarnya malam ini saya sudah mengantuk. Jadi tulisan di bawah ini adalah hasil copast dari tulisan lawas saya untuk keperluan pekerjaan. Eh tiba-tiba berfikir untuk sharing di sini.

Nih saya kasih dulu gambar-gambar produk Kokoru yang unyu:

20150516_085641

Ini juga:

IMG_20150619_142427

Silakan…

***

Seni Cantik Lipat Gulung Kertas Kokoru

20150418_093606

Setiap orang pasti ingin selalu memberikan sesuatu yang terbaik dan spesial untuk orang-orang terkasihnya. Apalagi di momen-momen spesial. Namun terkadang muncul kebingungan ketika memikirkan apa yang bisa diberikan, dan tentu saja berkesan. Biasanya, saking bingungnya cara yang umum akhirnya jadi pilihan. Yakni dengan memberikan bunga, kado di pasaran atau kreasi cokelat.
//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Namun, tahukah bahwa ada cara baru yang tak kalah berkesan untuk memberikan kenangan spesial di hari istimewa? Adalah kreasi unik dari kertas gulung bernama Kokoru. Kertas tersebut biasa disebut dengan kertas gelombang warna atau //color corrugated paper//. Tekstur kertas dengan permukaan yang bergelombang ini memiliki berbagai warna уаnɡ menarik. Kertas іnі ringan, mudah dipotong serta dibentuk.

Di tangan Nurfauziah (25 tahun), berbagai kreasi unik bisa dibuat dari kertas tersebut. Dengan keterampilan tangan, sejak awal 2014 ia bahkan menjadikannya sebagai unit usaha yang ramai peminat. Ia membuat aneka kreasi kartu, //scrapbook//, boneka hewan dan tumbuhan, hiasan pensil, bingkai foto, maupun pernik dekorasi di acara spesial. Hasilnya akan sangat menarik, dengan bentuk yang dinamis, yakni dua atau tiga dimensi.

Diterangkannya, sekilas, nama Kokoru terdengar identik dengan Jepang. Mungkin sebagian orang pun akan menyimpulkan, bahwa kertas ini berasal dari Jepang. Jika berpikir begitu, Anda salah. Kokoru adalah produk kertas asli buatan Indonesia. Diproduksi oleh salah satu produsen kertas raksasa di Indonesia. Kertas Kokoru menyasar konsumen yang membuat aneka kerajinan mulai dari anak-anak hingga dewasa.
//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Cara membuat kertas Kokoru menjadi kreasi unik dan menarik pun cukup sederhana. Bahan baku utama, yaitu kertas Kokoru bisa diperoleh di toko-toko buku. Di samping itu, kita juga harus menyediakan penggaris, pensil, cutter, gunting, dan lem tembak. Cara membentuk kertas Kokoru hanya perlu menggulung, melipat, dan menempelkannya.

“Berkreasi dengan Kokoru dimulai dengan berimajinasi dengan bentuk yang ingin kita buat. Bisa membayangkan bunga atau hewan tertentu, atau benda lainnya,” tutur dia saat dihubungi melalui telepon. Di sinilah tantangannya. Meski kelihatannya sederhana, namun pembuatan Kokoru menjadi bentuk menarik membutuhkan daya kreativitas yang tinggi.

IMG_20150325_120853

IMG_20150308_072003 C360_2015-04-18-11-37-19-435 C360_2015-03-23-13-12-07-684 DSCI5107 C360_2015-03-21-16-04-15-952

Ketelitian, penggulungan, pengguntingan dan penempelan kertas pun menjadi penting, agar hasilnya sesuai dengan apa yang kita imajinasikan di awal. Di tangan mereka yang kreatif, kertas Kokoru disulap menjadi berbagai macam produk keterampilan menarik. Makanya, mengutak-atik kertas Kokoru juga bisa dijadikan sebagai sarana melatih otak kanan.

Sebagai guru honorer di sekolah madrasah tsanawiyah (MTs) atau pendidikan formal setingkat sekolah menengah pertama (SMP) ia kerap menggunakan Kokoru sebagai media pembelajaran untuk mengasah kreativitas murid-muridnya di bidang seni.

Maklum saja, sebab ia merupakan guru pengampu mata pelajaran seni budaya. “Kreasi dengan kertas Kokoru masih baru di kalangan murid-murid. Makanya, ketika saya menggunakan kertas ini untuk belajar keterampilan dan seni, anak-anak terlihat antusias,” katanya.

Menyoal bisnis yang ia rintis sejak Januari 2014. Bermodalkan uang Rp 100 ribu dari menyisihkan uang gaji sebagai guru honorer, ia pun mulai menyeriusi usaha seni menggulung kertas. Karena hobi dalam keterampilan tangan, ia merasa membuat produk dari kertas Kokoru tanpa beban. Kala itu, tidak sekaligus ia membeli bahan baku. Dari modal, ia membeli lima //pack// kertas Kokoru. “Satu //pack// seharga Rp 20 ribu,” katanya.

Diakui Ade, sapaan akrabnya, bisnis lipat, gulung dan gunting kertas ini membutuhkan modal kreativitas yang cukup. Sebab, membentuk lembaran-lembaran kertas Kokoru menjadi aneka bentuk membutuhkan imajinasi yang dinamis, serta tangan yang terampil. “Industri kreatif harus didasari hobi dan kesukaan, agar hasil kreasinya berkembang, dinamis dan selalu baru,” tuturnya seraya memperlihatkan aneka bentuk kreasi Kokoru buatannya.

Dalam strategi promosi, berdasarkan pengalaman ia sadar bahwa menjalani bisnis kreatif dengan lokasi tempat tinggal di daerah memang kurang bisa berkembang. Pasalnya, akses promosi terbatas di kalangan warga sekitar saja. Makanya, ia mengandalkan media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram milik pribadi untuk mempromosikannya. Awalnya memang mengundang rasa penasaran di kalangan netizen. Kemudian berlanjut pada order baik eceran maupun paket. “Saya belum punya website atau blog khusus kokoru, jadi masih promosi dengan akun pribadi,” tuturnya.

Peminat kreasi Kokoru, lanjut Ade, bisanya mereka yang memesan souvenir pernikahan atau pesta perayaan lainnya. Biasanya pemesan semacam ini jarang, namun sekali order untungnya besar. Yang paling sering adalah order eceran di mana pemesan meminta bentuk tertentu untuk hadiah atau pajangan di rumah mereka. Makanya, sejauh ini ia membuat kreasi kokoru berdasarkan pesanan. Harga dipatok berdasarkan banyaknya bahan baku yang dipakai. Biasanya ia menjual dari harga 5 ribu rupiah untuk Kokoru ukuran kecil, sampai 50 ribu untuk yang ukurannya besar dan dilengkapi kotak bening dari plastik.

Dari usahanya berkreasi dan promosi, rata-rata pendapatannya cukup lumayan. Per bulan, ia bisa memproduksi dan mendistribusikan 20-80 piece Kokoru dari mulai ukuran kecil hingga yang besar dan berbingkai mika. Dari penjualan produk Kokoru, dalam sebulan ia bisa menghasilkan omzet rata-rata Rp 2,5 juta. Memang belum terlalu besar. Namun dirinya senang bisa berkreasi setiap hari. Modal itulah yang menurutnya paling penting dalam merintis usaha. “Mau berkembang dan tidak cepat bosan,” katanya.
//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ke depan, ia bercita-cita membuat rumah keterampilan. Maksudnya, ia ingin anak muridnya dan anak-anak lain yang menyukai seni tidak hanya membeli hasil karyanya, tapi bisa menciptakan bentuk kokorunya secara eksklusif. Menurut Ade, kunci berbisnis kreatif adalah mau berbagi. Entah ilmu, maupun keterampilan.

N sonia fitri

Bagi yang tertarik order bisa langsung menghubungi pengusaha di nomor: 087714681059

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s