Baper di Ragunan (Part 2-Habis)

“Jika seseorang menjadi stabil ketika ditemani, betapa keberadaan teman di sisi adalah pelindung yang baik hati.”

***

Seseorang itu adalah saya. Haha. Ya, ini hari pertama liputan setelah libur lebaran 2015. Rasanya aneh dan cukup kebingungan. Belum lagi di kosan sendirian. Makanya jadi sedikit panik. Tapi kemudian seorang teman datang. Seperti namanya, “teman”, namanya Ani dan tugasnya menemani. Pokoknya, sangat-sangat berterima kasih deh sama beliau.

Pagi tadi rencananya saya ingin menggarap berita lawas dan beberapa berita terjemahan saja untuk kanal ekonomi. Tapi kemudian Ani minta ditemani ke Kebun Binatang Ragunan. Oalah… kalau saja dia tahu, saya tahun lalu melakukan hal serupa. Yakni liputan ke Ragunan ketika momen libur lebaran tiba. Perasaan saya nggak enak. Tapi biar deh. Jangan menuruti hawa nafsu untuk “ngokok” di kosan.

Kami pun berangkat pukul 11.30. Naik bus Transjakarta. Dan wow lihatlah, kondisinya penuh. Masyarakat rupanya berbondong-bondong menuju Ragunan hari ini. Membawa serta keluarga dan anak-anak kecil. Jadilah di bus suasananya sangat kompleks dan sangat-sangat bikin baper (baper=bawa perasaan, ini bahasa anak sekarang kalo orang udah jadi sangat perasa B-) ).

Bagaimana tidak, Kelana, di situasi padat dan panas di dalam bus, ada anak orok nangis kejer tak berhenti-berhenti. Saya hitung, dia menangis hampir sejam. Kasihan. Pasti dia sangat tertekan dan kelelahan. Di sisi lain, ada anak balita dan anak kecil lainnya yang berbisik dan ngedumel. Tak beda jauh dengan orang-orang dewasanya. Ada yang mengeluh, sisanya memasang tampang lelah. Jalanan memang macet dan mereka kelelahan. Deskripsi soal ini saya tulis di judul serupa part satu.

Makanya, satu-satunya yang menyenangkan adalah melihat si petugas bus trans. Dia seperti tak mau terbawa suasana. Dia bertugas dengan sabar. Selalu tersenyum. Seperti seharusnya.

Ting ting tring.

Satu setengah jam, kami pun akhirnya sampai. Mendapati gundukan manusia (lagi) di sana sini. Suasana Ragunan padat pengunjung. Warbiyasah. Hayati lelah.

136594_620

(Gambar ilustrasi dari: http://cdn.tmpo.co/data/2012/08/25/id_136594/136594_620.jpg)

Nih ada gambar ilustrasinya lagi.

102724p

(Sumber gambar dari http://assets.kompas.com/data//photo/2009/01/04/102724p.jpg)

Mula-mula kami mencari humas Ragunan untuk minta data pengunjung dan keterangan lainnya. Tapi si bapaknya tidak ada di tempat. Yasudah, kami pun berjalan-jalan sejenak. Menerobos keramaian dan terik. Lalu makan snack bekal dari kosan. Banyak antrean sana sini. Di jalan, di tempat tiket. Di mana-mana. Saya mual ingin muntah.

Tiba-tiba ada order kantor. Untuk menggarap isu pertanian. Yatuhan, saya agak panik. Terlebih di dalam Ragunan tak ada signal. Sebab berebutan dengan para pengunjung yang ribuan. Tapi lagi-lagi ada teman yang membuat pikiran saya stabil. Lagi, saya berterima kasih. Dia tak masalah untuk tak jadi berkeliling Ragunan. Kami memutuskan keluar. Di perjalanan menuju gerbang, ada si Bapak humas. Sejenak kita wawancara kemudian pergi.

Cari tempat yang damai untuk ngetik.

Dan….

Tahukah kalian ke mana akhirnya kami berlabuh. Yakni ke Kantor Lurah Ragunan. Ah, ini konyol. Kita pun menertawakan kelakuan hari ini. Benar-benar tak terduga. Kantor kelurahan sepi. Hanya ada ondel-ondel raksasa dan dua petugas piket. Halo, ini hari Ahad dan PNS libur. Untunglah ada mereka. Mempersilakan kami untuk ikut shalat dan ngetik. Kocak.

IMG-20150719-WA0007

Lantas saya dan Ani melipir ke musala kantor lurah itu. Letaknya di sebelah belakang. Adem di sini. Kami ngetik sampai jam 17.00 WIB lalu pulang. Akhir kata, terima kasih teman. Telah benar-benar menjadi teman. Saling menemani.

Ini kami, B-)

IMG-20150719-WA0016

Sekian, Kelana..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s