Triplets Kesayangan (Bagian 3)

Oleh: Yane Lilananda

download

Pagi ini saya ditagih tulisan tentang triplets sama sahabat saya. Terimakasih ya…

Hmm … triplets sekarang sudah tumbuh menjadi balita yang semakin pintar. Pertama kali bergabung di TRoS (The Return of Superman) triplets itu super lucu dan cara bicara mereka yang masih belum jelas. Sekarang selain tambah tinggi juga tambah lancar cara bicaranya. Beberapa episode lalu Appa mengukur berat dan tinggi triplets, rata rata mereka tingginya naik antara 8 sampai 9 cm sedangkan berat badan mereka naik antara 2,3 sampai 2,5 kg. Badan triplets memang lebih kurus dari awal tampil tapi pipi mereka tetap chubby.

Tapi yang menganggetkan adalah Appa. Appa dari awal tampil di TRoS sampe episode 74 kemarin naiknya hampir 10 kg. Wuaaaaah…

Appa sampai teriak lihat kenaikan angka di timbangan analog. Minguk yang polos langsung mendekati Appa dan bertanya “Appa kenapa? Appa sekarang jadi lebih besar?” Haha itu lucu sekali. Appa langsung memutuskan untuk melakukan olahraga. tapi sayang setelah olahraga Appa makannya banyak. Empat bundel mie dihabiskan dalam waktu kurang dari 5 menit. Selain itu Appa juga mencuri curi makanan triplets. Kebetulan saat itu triplets makan dumpling, ituloh sejenis pangsit isi makanan laut. Sekedar informasi triplets itu paling suka dumpling, pisang dan strawberry. Itu tiga jenis makanan yang bikin triplets lahap.

Kembali ke Appa. Sekarang pipi Appa tidak kalah chubby dari triplets. Haha…

Il kook Appa ini anak keturunan terpandang di Korea.

Ayah ibunya kalau tidak salah adalah negarawan. Tapi Il Kook tidak pernah terlihat ekslusif. Il Kook tetap terlihat seperti Ayah biasa. Tidak ada pengawal atau asisten rumah tangga yang ditunjukkan ke publik. Sebisa mungkin Il Kook tampil sederhana dan mengurus ketiga anak anaknya dengan baik. Istrinya seorang hakim, jadi tidak pernah juga dipublikasikan. Berbeda sama keluarga lain yang bergabung di TRoS, sesekali mempublikasikan sosok ibu ibu mereka. Alasannya karena Il Kook ingin belajar menjadi Ayah dan suami yang baik. Ia ingin membantu istrinya mengasuh ketiga anak kembarnya. Il kook pernah bilang istrinya pernah mengalami banyak kesulitan dan kesakitan selama mengadung triplets. Belum lagi setelah triplets lahir. Jadi Il Kook ingin meringankan pekerjaan istrinya. Selain itu pekerjaan seorang hakim itu kan banyak resiko nya. Jadi istrinya tidak mau tampil ke publik untuk keamanan keluarganya. Khususnya ketiga anak kembarnya.

Soal membesarkan triplets. Il Kook dan istrinya memang juara. Triplets tumbuh jadi anak anak yang pintar, disiplin, dan lucu. Ada waktu main main dan manja manjaan sama Appa. Ada juga waktu belajar serius. Contohnya belajar berbagi makanan, belajar sikat gigi, belajar mengenal macam binatang dan belajar untuk tidak pernah mau diajak orang yang tidak dikenal selain Appanya. Kalau sudah belajar serius triplets itu nurut banget sekali bercanda dan ditegur Appa mereke langsung kembali serius. Ah lucunya. Beda kalau lagi main main dan manja manjaan.

Appa akan menjadi Appa yang lucu dan rela dikerjain sama triplets. Appa pernah bilang punyak anak kembar tiga itu tiga kali lipat pula lelahnya tetapi saat ketiga anaknya itu menunjukkan kelucuan makan tiga kali lipat pula ia mendapatkan kesenangan.

Kalau triplets nakal atau berantem Il Kook punya metode ampuh. Yaitu kursi berpikir. Triplets yang bermasalah dipisahkan dari saudaranya yang tidak bermasalah supaya tidak malu saat ditegur Appa. Biasanya mereka dibawa masuk ke kamar. Lalu disuruh duduk selama lima menit mengahadap tembok. Kalau sudah begitu, triplets yang nangis akan diam dengan sendirinya. Setelah lima menit Il Kook pun memberikan nasihat dan berakhir dengan pelukan satu sama lain. Metode ini saya akan terapkan bila nanti berumah tangga. 🙂 Il kook melakukan metode tersebut tidak hanya di rumah. Saat triplets merayakan ulang tahun sederhana bersama kembar Seoeon Seojun ( salah satu keluarga yang bergabung di TRoS ) Minguk dan Manse berebutan mainan. Dan Il Kook pun tetap melakukan metode ampuh tersebut. Il Kook bilang metode itu akan dilakukan dimanapun supaya triplets tetap disiplin meskipun di luar rumah. Il Kook meminta izin meminjam kamar Seoeon Seojun kepada Hwi jae (Appa Seoeon Seojun) untuk menegur Minguk Manse. Il kook melakukan itu karena ia sangat sayang pada triplets. Dan triplets juga selalu menunjukkan sikap yang baik. Il Kook bilang saat menghukum anak anaknya itu ia justru merasa terhibur karena melihat tingkah manis triplets

Saat menerima hukuman dari Appa. Contohnya ketiga di rumah twins Minguk dan Manse yang lagi nangis karena rebutan mainan dengan sukarela membawa kursi ke kamar karena disuruh Appa. Seltelah duduk mereka langsung berhenti menangis dan tertunduk. Sikap manis itulah yang membuat Il Kook sesekali menahan tawa. Tapi juga harus terlihat tegas di mata anak anaknya. Dan setelah lima menit Minguk Manse pun dinasihati saling berpelukan. Seperti biasa mereka pun bermain bersama lagi. Sekedar informasi lagi triplets setahun lebih tua dari twins. Dan tanggal lahir twins sehari lebih awal dari triplets. Jadi mereka merayakannya bersama sama. Berbeda sama perayaan ulang tahun anak selebritis kita. Perayaan ulang tahun Triplets dan twins hanya makan kue dan foto bersama. Dan hanya ditemani oleh Appa Appa mereka. Sebelumnya maaf, saya terkesan selalu membanding bandingkan dengan gaya selebritis dan program televisi di negara kita. Karena memang kenyataannya seperti itu. Saya mau Indonesia pun punya program acara yang menghibur sekaligus mendidik. Tidak ada salahnya mengambil contoh yang baik dari negara lain apapun itu bentuknya. Saya tetap kok cinta Indonesia.

Haha jadi kemana mana ini teh.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat walaupun hanya sekedar mengisi waktu luang…

26042015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s