Triplets Kesayangan (Bagian 2)

Oleh: Yane Lilananda

11160662_485646801593361_8340438179507916578_n

Saya lanjut lagi bahasan tentang triplets. Meski mungkin tidak terlalu penting, buat dibaca kala senggang saja. Di tulisan sebelumnya saya sudah bahas sedikit tentang karakter Dehan Minguk Manse. Sekarang saya akan lebih dalam lagi membahasnya.

Tripelts itu saling care satu sama lain. Meski kadang berantem mereka juga saling sayang. Di beberapa episode triplets sering peluk pelukan, joged dan nyanyi bareng. Lucu banget deh. Minguk sama Manse kalau udah rebutan mainan pasti Minguk yang menag karena Minguk lebih kuat dari Manse, tapi lucunya Minguk akan selalu kalah dari hyung-nya (kakak laki-laki dari adik laki-laki) kalau Daehan ngerebut mainan Minguk, Minguk akan dengan sukarela memberikannya tanpa perlawanan. Seperti hirarki gitu lah. Jadi samapi episode 78 ini Dehan sama Minguk gak pernah berantem. Pokoknya yang suka berantem itu ,Minguk vs Manse atau Daehan vs Manse.

Soal perhatian Daehan lah yang paling perhatian. Bukan hanya kepada dua saudara kembarnya, tapi juga pada Appanya.  Daehan tanpa diminta selalu membawa tas Appanya yang lumayan berat untuk ukuran anak umur dua samapai tiga tahun. waktu Appanya pura-pura pingsan Daehan lah yang paling panik. Dan waktu Appanya pura pura digigit boneka buaya, Daehan yang pertama kali nyamperin Appa dan bilang “ Dasar buaya nakal! Pergi sana!”. Daehan juga paling sering nyanyain keadaan Appa dan dia sangat sayang dan bangga sama Appanya, buktinya waktu ketemu noona-noona (kakak perempuan dari adik laki-laki) di jalan. Daehan bilang “ini Appa saya”. Wah … bangga  banget ya Daehan punya Appa Il Kook. Il Kook sampai tertawa mendengar pengakuan anak kembar pertamanya itu. selain sama Appa Dehan juga sangat perhatian sama Minguk dan Manse.

Waktu Minguk diajarin main flyng fox khusus anak anak dan melakukan banyak rintangan dalam misi penyelamatan Robocar Poli (kartun korea tentang misi penyelamatan, triplets addict banget sama kartun 3D ini). Daehan dengan sigap memengang tangan Minguk saat Minguk gak bisa jaga keseimbangan dan mau jatuh di atas papan bergoyang. Waktu itu Appanya lagi ngobrol sama kakak pendampingnya jadi gak merhatiin Minguk yang minta tolong dipegangin. Tapi untungnya ada Daehan hyung  yang langsung memegang tangan Minguk.

Di episode 60 Minguk nangis gak keruan karena buburnya dihabisin Appa, saat itu Minguk sibuk nyanyi sampai buburnya gak dimakan. Appanya pikir Minguk gak mau makan buburnya. Makanya Appa langsung ngabisin bubur Minguk. Saat bubur sudah masuk semua ke perut Appa, Minguk minta buburnya, dan situasi itu membuat Appa jadi merasa bersalah sekaligus kesal. Minguk yang tak terima bubur miliknya dihabisin Appa nangis dan meminta buburnya kembali. Manse sampai nasihatin hyung-nya supaya jangan menangis . sempat berhenti sejenak Minguk melanjtkan tangisannya. Daehan yang buburnya masih banyak kayak gak tega gitu liat Minguk. Daehan langusng memegang pundak Minguk dan bilang “Jangan nangis Minguk, kamu bisa makan bubur punya saya”. Minguk pun langsung diam. Appanya yang meloihat kejadian itu tersenyum dan merasa terselamatkan karena sudah menghabiskan bubur Minguk. Daehan pun membagi bubur miliknya, dan Minguk pun kembali good mood dan bernyanyi-nyanyi. Thanks Daehan hyung…

Daehan juga perhatian sama adik bungsunya Manse. Waktu jalan-jalan di Jepang dan jajan ice cream Daehan dengan gentle nyuapin Minguk dan Manse. Daehan juga pernah kasih minum Manse dengan satu tangan memegang gelas dan tangan lainnya memegang pundak Manse. Dan masih banyak lagi perhatian Daehan buat adik adiknya.

Sebaliknya Minguk juga perhatian sama Daehan dan Manse. Waktu Daehan bilang ke Minguk kalau tangannya sakit, Minguk langsung bilang ke Appanya. Minguk juga yang minta tolong Appannya untuk meniup makanan Daehan yang masih panas. So sweet…

Meski Minguk dan Manse sering berantem Minguk juga care ke Manse. Di episode 46 Manse tersedak, Minguk langsung menepuk punggung Manse dan meanyakan keadaan Manse. Nah kalau Manse meski dijuluki troublemaker Manse juga perhatian sama dua hyung-nya. Manse pernah ambilin sepatu Minguk yang copot di jalan karena kebesaran. Manse juga pernah minta Appanya untuk membukakan pintu dapur untuk Daehan.

Itu semua hanya sebagian bentuk perhatian triplets yang saya ingat. Saya yakin masih banyak yang terlewat. Kalau saya jadi ibuinya saya pasti amat sangat bangga punya anak-anak pintar dan lucu seperti triplets. Seandainya….

Saya rekomendasikan untuk menonton TRoS, kesel, marah, bad mood akan hilang seketika. Apalagi kalau part-nya triplets, tapi part keluarga yang lain pun tak kalah lucu untuk ditonton. Saya jamin deh. Di luar adanya settingan di sebuah program variety show, saya yakin banyak moment-moment yang benar-benar terjadi, karena tingkah alami dari balita tak bisa di setting. Ini lebih naik daripada ekslpoitasi anak shooting sinetron striping dari pagi sampai malam bukan?

Pada 21 April 2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s