Pahlawan Super

IMG_20151011_190852

04042015-22.36

 

“Ada Batman, Superman, Spiderman, Cat Women, Gatot Kaca, Arjuna atau Bima. Mereka pahlawan super dalam cerita rekaan untuk manusia-manusia yang juga rekaan. Pahlawan Super adalah khayalan belaka”

Akhir-akhir ini tengah mengapresiasi lagunya The Script berjudul “Superheroes”. Dengan mendengarkannya. Bahkan seperti //nyandu//, saya mendengarkannya berkali-kali. Ia masuk daftar playlist bulan ini, di antara deretan lagu-lagunya Super Junior yang sedang saya sukai juga. 😉

Yap, seperti jatuh cinta pada pendengaran pertama (caelah), ketika mendengarkan intro musiknya, mendengar suara vokalisnya saya langsung suka. Padahal waktu itu saya belum tahu siapa penyanyinya. Dalam file musik–yang entah siapa yang menyimpannya–di komputer hanya ada tulisan judul lagunya saja.

Baiklah, rasa suka kemudian saya lanjutkan dengan lari bertanya ke Mbah Google. Dengan cepat saya tahu, itu lagunya grup band pop asal Irlandia, The Script yang dirilis pada kuartal ketiga 2014. Info lebih lanjut saya dapat dari blog tetangga (www.babirun.com). Bahwa “Superheroes” adalah lagu andalan dari album mereka yang keempat yang di-//headline//-kan “No Sound Without Silence”. Nama vokalisnya Danny O’Donoghue. Video clipnya pun keren. Bikin saya tersentuh banget. Yakni kisah tentang ayah yang selalu berupaya menunjukkan yang terbaik dan membanggakan buat anaknya. Sesusah apapun dia, selwtih apapun dia. Puterinya tak perlu tahu. Ia selalu membawa bahagia di hadapan anaknya.

Saya lantas teringat Bapak. Dia yang belakangan ini membuat saya sedih. Dia yang tampaknya hebat. Tapi belakangan saya mengerti, banyak hal yang ia sesali. Mungkin juga banyak hal yang belum termaafkan di dirinya. Tapi bagaimanapun, saya tak mau men-judge dia macam-macam. Yang tahu dirinya dan sikapnya hanya dirinya sendiri. Saya sedih karena saya amat sayang pada beliau.

Tak perlu saya jelaskan apa dan bagaimana beliau, sosok yang seumur hidup akan saya sayangi dan hormati, seperti juga saya sayang pada ibu. Yang jelas, merekalah yang membuat sosok “pahlawan” itu jadi nyata. Mereka yang sejak awal memberi kebaikan dan kasih sayang–dengan caranya sendiri. Membuat saya merasa tak berani untuk membalasnya dengan pengkhianatan dan kesedihan. Padahal mereka tak pernah meminta dan menuntut saya harus apa dan bagaimana. Tapi saya akan sangat berdosa jika membuat mereka sedih dan kecewa (semua anak pasti berpikiran serupa, bukan?).

Mereka jadi pahlawan. Sebab merekalah sumber energi dan semangat yang terbesar, agar saya kuat melewati keseharian ketika itu terasa berat. Ada kalanya saya kecewa dan ingin lari dari segala yang melelahkan. Tapi ketika mengingat ibu, saya tak jadi serampangan. Keberadaan ibu, meski sekarang jauh dari mata, tapi ia semacam kontrol. Agar saya tak bertindak seenaknya. Agar saya berani menghadapi kepayahan. Agar tetap bertahan, bertanggung jawab atas pilihan, untuk sesuatu yang lebih baik.

Ibu saya semacam pahlawan. Meski tak bisa disebut super. Karena ia tak bisa terbang, tak berkelahi melawan begal, tak juga membela secara fisik ketika saya mengalami kesakitan dan kesulitan. Saya tegaskan sekali lagi, pahlawan super hanya ada dalam mitos belaka. Tapi ibu selalu bertahan bertahun-tahun di tengah keluarga. Ia tak banyak bicara tentang perannya membangun karakter di keluarga. Ia banyak memberi contoh. Maka ketegasannya amat terasa. Ibu selalu sabar ketika banyak pembangkangan yang ia terima. Ibu selalu datang lagi dan menyapa, menanyakan keadaan, ketika jawaban yang ia dapat adalah keluh dan ketus.

Maka, terima kasih untuk mereka. Bapak ibu, yang selalu jadi pahlawan. Terlepas dari semua kekurangan dan kelebihan. Kekecewaan sekaligus kebanggaan untuk mereka. Bagi saya, kalianlah manusia terbaik yang saya punya. Kalianlah yang membuat saya bersemangat untuk selalu sehat, agar kalian tak khawatir. Maka, tetaplah pula sehat, agar saya pun bahagia.

…. A heart of steel starts to grow.

Satu respons untuk “Pahlawan Super

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s