April

06.34

1 April 2015

“Selamat datang biasanya diucapkan untuk sesuatu yang baru. Ia juga sekaligus menjadi tanda ucapan selamat tinggal untuk yang telah berlalu.”

Banyak rindu yang terasa di bulan April. Kepada sahabat yang sempat menemani tawa dan tangis di masa lalu. Pun kepada keluarga di rumah, yang masih menjadi tempat pulang terbaik buat saya. Di April ini rindu itu makin terasa. Membuatku jadi tak manja. Malah jadi banyak melantunkan banyak doa buat kebaikan mereka.

Para sahabat yang pernah menjalani kebersamaan secara fisik di masa lalu. Merekalah orang-orang pilihan. Yang sabar menunggu kapan saya mau sendiri, dan kapan harus ditemani. Mereka pun rela tersenyum, ketika saya datang dan pergi seenaknya, memutuskan secara sepihak kapan bisa diajak dan tidak bisa diajak bicara. Mereka yang bertahan, meski kadang rasa peduli saya terhadap mereka tak sebanyak mereka peduli kepada saya. Mengingat kebersamaan kami di masa lalu membuat saya merasa egois. Tapi Tuhan! Terima kasih atas keberadaan mereka.

Apa mereka tahu, sekarang ini saya kerap merasa sendirian. Terlebih saya masih kaku dengan lingkungan asing plus orang-orang baru. Padahal pekerjaan saya menuntut untuk selalu cepat menyesuaikan diri dengan cerita-cerita baru setiap harinya. Apa mereka masih sudi dihujani keluh kesah diri, bahwa kerap kali saya merasa gagal dalam bersosialisasi yang baik dengan orang asing yang datang dan pergi setiap hari. Saya bahkan kerap merasa terasingkan lantas memilih menghindar dan sendirian.

Tapi saya juga ingin bilang pada mereka agar jangan terlalu khawatir. Sebab saya memang suka mendramatisir ketidaknyamanan. Hehehe… Jangan terlalu khawatir, karena di sini pun saya bertemu orang-orang baik yang peduli. Memang tak banyak, tapi itu cukup bagi saya agar kewarasan diri senantiasa terjaga.

seperti datangnya April, saya menyambut kedatangan mereka dengan hati yang riang. Mereka yang sudi mendengarkan cerita-cerita aneh saya, kekonyolan diri, bahkan catatan-catatan kecil sekadar peluap emosi. Mereka juga bersedia menemani keseharian, saling berbagi senyum dan cerita.

Sesekali bahkan bercerita tentang kalian. Semua yang ditinggal di masa lalu, yang berusaha diaimpan secara apik di hati. Selamat datang April. Sebab baiknya sesuatu yang baru disambut dengan hati riang, dan yang lama diikhlaskan untuk pembelajaran serta kenangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s